Soft Launching “Rumah Pintar”: My True Calling

minggu, 27 Desember 2009. hari ini adalah soft launching proyek “rumah pintar”, yang merupakan sebentuk tanda bakti peduli pendidikan dari SIKIB (solidaritas istri kabinet indonesia bersatu). rupin (rumah pintar) sukatani terletak di kantor pemasaran PSP, tidak jauh dari rumahku. keterlibatan saya sebagai tutor di rupin di awali dari tawaran ibu RW 014 yang menginginkan agar anak-anak yang belajar di rupin nantinya dapat di ajar dan di bimbing oleh para generasi muda, yang berpikira terbuka dan berjiwa semangat. saya bersama 4 remaja lain pun terpilih untuk mengemban amanah ini.

hari ini, kegiatan soft launching di rendengi dengan kegiata peringatan 10 muharam, karen memang lokasi rupin sukatani tepat berada di depan mushala Baiturrahman. “pelanggan” kami hari ini pada awalnya diditargetkan adalah para anak yatim yang menghadiri acara peringatan tersebut. walau pada akhirnya, kami mendapatkan respon yang jauh lebih besar dari itu.

pukul 8 pagi kami (para tutor) dijadwalkan untuk menghadiri briefing SL rupin, tapi sampai pikul 8.30 rupin itu masih tampak lengang. saya pun memutuskan untuk berbelok ke mushala untuk melihat persiapan acara peringatan 10 muharram tersebut (ibu saya bagian dari panitia serba repotnya, jadi MC pula..haha). sekitar pukul 9, datanglah mobil yang membawa 100 bingkisan yang kami sediakan untuk para pengunjung perdana rupin. aku pun langsung beranjak ke sana, ternyata di sana sudah menunggu rinka,dwi, dan mba widya rekan sesama tutor. kami pun segera mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut para pembaca cilik yang bersemangat itu. menyapu, mengepel, menyetel TV, PC, DVD, mencoba mengerti desktop learning, membereskan buku dan mainan, dan yang paling penting, menyiapkan mental kami. jantungku tak henti-hentinya berdegup ekstra kencang pagi itu.

menit demi menit berlalu, cara peringatan itu tak kunjung selesai. aku semakin khawatir tak menentu. sekitar pukul 11, ibuku pun menutup acara peringatan tersebut. “akhhirnya”, kataku. satu demi satu anak-anak mulai berdatangan ke rupin kami. kami pun bersiap di sentra masing-masing (aku televisi dan playground, rinka desktop learning, dwi buku , dan mba widya PC). rencana awalnya adalah kami membagi anak-anak sama rata! memang dasar nasib dan perencanaan yang kurang, anak-anak malah berkumpul di sentra saya. awalnya si cuma sedikit, lama kelamaan nambah dan bertambah. saya sangat gugup, tapi pengalaman sebagai public speaker selama hampir 5 tahun mengajari saya untuk tenang. (lebai) saya pun memulai “kelas” saya dengan semangat. sumpah, sekarang saya tahu gimana rasanya jadi guru TK. ASIK BANGET!! saat saya menempilkan film, mereka semua menyimak dengan seksama. ketika saya memberi penjelasan, mereka pun mengikutinya dengan baik. sangat lucu dan menggemaskan. terlebih lagi kami harus mengabsen semua dan setiap anak yang hadir di sentra kami, saat saya menyapa dan memanggil nama mereka, reaksi mereka yang tulus dan sopan membuat saya JATUH CINTA dengan profesi ini. MENGAJAR!

cukup banyak anak yang menarik perhatian saya, ada seorang anak dari panti asuhan yang sangat tertarik dengan saya. dia selalu menggunakan setiap kesempatan untuk berbicara dengan saya. umurnya sekitar 5 tahunan. mulai dari mewarnai kupu-kupu dengan warna yg tepat, sampai meminta diajak bermain secara terang-terangan. dan semuanya dia akukan dengan mata yang benar2 tulus. that’s why i want to have a baby soon! (>.<) sayangnya saya lupa namanya. selain itu ada juga seorang anak wanita “berkebutuhan khusus” yang sangat lucu. ketika menonton film ia tak henti-hentinya tertawa. saat bermain puzzle huruf, ia sering sekali beranya pada saya, padahal dia didampingi oleh kakak kandungnya (cantik lohh..xp) ada juga 2 orang anak yang bernama wahyu dan zaki. mereka sangat berbakat dalam membangun balok bangunan. kalau kata Santrock si kemampuan abstraksi mereka sudah berkembang. pintar sekali. (ahahai..)

padahal mereka baru berumur kurang dari 10 tahun…

ada juga seorang anak yang bisa di katakan “paling shaleh” di antara yang lain. ketika adzan berkumandang, dialah yang mengingatkan kami untuk shalat. subhanallah, anak berumur 7tahunan sudah bisa sepertu itu! cara mewrnainya juga sangat rapih. saat mau pulang pun pamit dengan baik. haari ini banyak anak yang mencium tanganku, jadi serasa tua gimana gitu. hahaha. ada algi trio ricuh penggambar rival, valdi, dan ilmi. yang disebutkan pertama yang paling besar. umurnya 11 tahun. sudah mulai berani meledek kami. tapi asik! haha

insyaAllah saya akan mengalami hari-hari seperti ini seminggu 2 kali. karena rupin sukatani, untuk sementara awal akan dibuka setiap hari sabtu dan minggu dari jam 9-15. kepala saya sudah dipenuhi ide-ide tentang apa yang akan saya lakukan bersama mereka. bercerita, membuat hasta karya, belajar bhasa inggris, bermain dengan matematika, dan sebagainya. mereka benar-benar anak-anak di bawah 10 tahun yang sangat dan palingΒ  menyenangkan!!

pokoknya hari ini saya benar-benar belajar banyak tentang psikologi anak kecil seperti yang sering di katakan oleh Bu caecil di kampus, dosen educational psychology saya. teori-teori itu ternyata memang tepat dan terbukti. lebih dari itu, dari pertemuan yang manis dan singkat dengan para bocah bersemangat yang penuh ingin tahu itu, saya memahami kenapa Allah mengamanahkan saya beasiswa kependidikan ini. inilah jalan hidup saya. menjadi seorang PENDIDIK. entah menagapa di saat tutor lain kelelahan dan bete, saya masih sangat semangat untuk menemani mereka. anehnya juga, mereka begitu tertarik pada saya. saya rasa itulah yang di namakan kekuatan keTULUSANΒ  HATI. anak kecil sangat peka akan hal itu bukan? (bukannya saya mau bilang bahwa tutor lain ga tulus, hanya saja saya sangat menikmati kegiatan ini). saya sangat mencintai anak-anak itu. saya bisa mengatakan bahwa selain saat saya mengajar di sekolah MASTER, mungkin inilah saat-saat paling membahagiakan sepanjang existensi dan perjalanan pencarian jalan hidup saya. GURU, PENGAJAR, PENDIDIK…

Terima kasih Ya Allah atas kebahagiaan yang Kau berikan ini. semoga hamba bisa menjadi GURU yang baik dan bermanfaat bagi generasi2 mendatang.

amin

Categories: Private but readable | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Soft Launching “Rumah Pintar”: My True Calling

  1. Sufyan Suri

    Waduh, pengalaman selama 5 tahun? Waduh . …… Diragukan, hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: